Sabtu, 07 Januari 2012

tulisan 4


kehidupan kota
Kota
 merupakan kawasan pemukiman yang secara fisik ditunjukkan oleh kumpulan rumah-rumah yang mendominasi tata ruangnya dan memiliki berbagai fasilitas untuk mendukung kehidupan warganya secara mandiri.

Kota di India, Delhiko ikuspegia

Pengertian "kota" sebagaimana yang diterapkan di Indonesia mencakup pengertian "town" dan "city" dalam bahasa Inggris. Selain itu, terdapat pula kapitonim "Kota" yang merupakan satuan administrasi negara di bawah provinsi. Artikel ini membahas "kota" dalam pengertian umum (nama jenis, common name).
Kota dibedakan secara kontras dari desa atau pun kampung berdasarkan ukurannya, kepadatan penduduk, kepentingan, atau status hukum. Desa atau kampung didominasi oleh lahan terbuka bukan pemukiman.

Fungsi Kota

Kota yang telah berkembang maju mempunyai peranan dan fungsi yang lebih luas lagi antara lain sebagai berikut :
·                     Sebagai pusat produksi (production centre). Contoh: Surabaya, Gresik, Bontang
·                     Sebagai pusat perdagangan (centre of trade and commerce). Contoh: Jakarta, Bandung, Hong Kong, Singapura
·                     Sebagai pusat pemerintahan (political capital). Contoh: Jakarta (ibukota Indonesia), Washington DC (ibukota Amerika Serikat), Canberra (ibukota Australia)
·                Sebagai pusat kebudayaan (culture centre). Contoh: Yogyakarta dan Surakarta

Ciri Ciri Kota

Ciri fisik kota meliput hal sebagai berikut:
·                      Tersedianya tempat-tempat untuk pasar dan pertokoan
·                      Tersedianya tempat-tempat untuk parkir
·                      Terdapatnya sarana rekreasi dan sarana olahraga

Ciri kehidupan kota adalah sebagai berikut:
·                    Adanya lapisan sosial ekonomi misalnya perbedaan tingkat penghasilan, tingkat pendidikan dan jenis pekerjaan.
·                    Adanya jarak sosial dan kurangnya toleransi sosial diantara warganya.
·                     Adanya penilaian yang berbeda-beda terhadap suatu masalah dengan pertimbangan perbedaan kepentingan, situasi dan kondisi kehidupan.
·                     Warga kota umumnya sangat menghargai waktu.
·                    Cara berpikir dan bertindak warga kota tampak lebih rasional dan berprinsip ekonomi.
·                    Masyarakat kota lebih mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan sosial disebabkan adanya keterbukaan terhadap pengaruh luar.
·                    Pada umumnya masyarakat kota lebih bersifat individu sedangkan sifat solidaritas dan gotong royong sudah mulai tidak terasa lagi.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar